APPLI REVITALISASI
   
KEGIATAN BERSAMA 
Monday, July 29, 2013, 14:25 - 2.KEGIATAN Posted by appli1 [Administrator](admin)

TUJUH (7) HAMBATAN DALAM BERORGANISASI 
Thursday, April 4, 2013, 14:20 - 1.NEWS Posted by appli1 [Administrator](admin)
TUJUH (7) HAMBATAN DALAM BERORGANISASI

Siapa bilang ber-organisasi hanya milik para politisi atau aktifis? Siapa bilang ber-organisasi hanya milik orang muda? Siapa bilang orang sukses dan kaya saja yang punya waktu berorganisasi? Menurut Carol K Bowman (Creativity in Business), setiap orang ingin ber-organisasi sebagai wujud memperluas jaringan dengan memperbanyak peluang sekaligus sebagai fitrah manusia sebagai mahluk sosial.

Bahkan, mereka yang sudah di atas 45 tahun sekalipun masih dianugerahi kemampuan keinginan berorganisasi. Pendeknya, selama otak masih berfungsi, ber-organisasi masih mengalir dalam diri seseorang. Lalu, jika demikian mengapa banyak orang belum mampu memanfaatkan ber-organisasi mereka secara optimal?

Ternyata ada banyak hambatan untuk menjadi aktif berorganisasi, 7 diantaranya dapat Anda simak disini. Kenali hambatan-hambatan tersebut, siapa tahu beberapa diantaranya dapat Anda temukan disini? Lalu ambilah strategi dan tindakan untuk mengasah kembali daya ber-organisasi Anda.

Hambatan 1: Rasa Takut

"Mengapa kamu tidak mencoba cara baru saja untuk menyelesaikan pekerjaan ini dengan lebih cepat?" "Ah, saya takut gagal. Kalau saya gagal atau salah, saya pasti dimarahi, bos! Jadi lebih baik saya kerjakan saja sesuai dengan yang diperintahkan. " Yah, rasa takut gagal, takut salah, takut dimarahi, takut tidak punya waktu, dan rasa takut lainnya sering menghambat seseorang untuk berpikir aktif dalam ber-organisasi.

Hambatan 2: Rasa Puas

"Mengapa saya harus coba sesuatu yang baru? Dengan begini saja saya sudah nyaman." "Saya sudah sukses. Apa lagi yang harus saya cemaskan?" Ternyata bukan masalah saja yang bisa menjadi hambatan. Kesuksesan, kepandaian dan kenyamananpun bisa jadi hambatan. Orang yang sudah puas akan prestasi yang diraihnya, serta telah merasa nyaman dengan kondisi yang dijalaninya seringkali terbutakan oleh rasa bangga dan rasa puas tersebut sehingga orang tersebut tidak terdorong untuk menjadi kreatif mencoba yang baru, belajar sesuatu yang baru, ataupun menciptakan sesuatu yang baru.

Apple Computer yang pernah menjadi nomor satu sebagai produsen komputer, pernah tergilas oleh para pemain baru di industri ini karena Apple telah terpaku pada keberhasilannya sebagai yang nomor satu, sehingga menjadi lengah untuk menawarkan sesuatu yang baru pada target pasar sampai perusahaan ini terhenyak dengan munculnya pesaing yang berhasil menggeser kedudukan Apple. Namun, belajar dari kesalahan, Apple berusaha bangkit kembali dengan produk-produk baru andalan mereka, membuat komunitas-komunitas yg terorganisir dan membina komunitas yg terbentuk.

Hambatan 3: Rutinitas Tinggi

"Coba-coba yang baru? Aduh mana sempat? Pekerjaan rutin saja tidak ada habis-habisnya. " Apakah kalimat ini pernah Anda ucapkan? Jika ya, berarti rutinitas pernah menjadi hambatan bagi Anda untuk memanfaatkan kemampuan Anda untuk aktif dalam organisasi.

Anda lupa, memperluas lingkungan sosial Anda dengan mengikuti perkumpulan- perkumpulan atau organisasi di luar pekerjaan Anda (siapa tahu Anda bertemu dengan orang-orang yang bisa mendukung Anda ke jenjang sukses). Tahukah Anda bahwa Mariah Carey sengaja menyisihkan waktu dari kegiatan rutinnya sebagai penyanyi latar untuk memperluas pergaulannya? Mariah berusaha masuk ke lingkungan pergaulan/organisasi para petinggi di dunia musik internasional sebelum akhirnya bertemu dengan produser musik yang bersedia mensponsori album pertamanya yang langsung menjadi hit dunia?

Hambatan 4: Kemalasan Mental

"Untuk mencoba berorganisasi berarti saya harus belajar dulu. Aduh, susah. Terlalu banyak yang harus saya pelajari. Biar yang lain saja yang aktif." "Memikirkan kemajuan organisasi ? Wah, sekarang saja sudah banyak yang harus saya pikirkan. Lagipula memikirkan diluar tugas kantor yang tidak memberi nilai tambah bagi prestasi kerja, no way. " Ini merupakan beberapa contoh kemalasan mental yang menjadi hambatan untuk berorganisasi.

Tidak heran jika orang yang malas menggunakan kemampuan berorganisasi sering tertinggal dalam karir dan prestasi kerja, jaringan yang luas dengan pergaulan banyak orang akan melatih diri dalam bersikap, berkomunikasi dan memahami banyak hal multi dimensi, hal ini sangat berguna utnuk kesuksesan dalam dunia kerja.

Hambatan 5: Birokrasi

"Saya bosan dan alergi dengan organisasi, aktif dalam organisasi sering terkendala dengan birokrasi internal kerja. Izin keluar yang begitu sukar dari atasan, pertanyaan atasan "organisasi yg mengaji anda atau perusahaan?" Pertanyaan ini sering bikin ilfill dan mati kutu. Kondisi seperti ini sering mematahkan semangat orang untuk berorganisasi.

Belajar dari pengalaman dan hasil studi di bidang manajemen, banyak pekerja yg senang berorganisasi malah lebih kreatif dalam memecahkan masalah, sebab pekerja tersebut akan mudah mencari solusi dengan mennyakan hal yang sama pada teman-teman seorganisasi yang kebetulan pernah mengalami hal yang sama. Kecepatan pengambilan solusi ini sangat dibutuhkan dalam dunia kerja.

Hambatan 6: Terpaku pada masalah kerja

Masalah seperti tekanan kerja memang menyakitkan, sepertinya tidak ada ruang untuk bersosialisasi dan berorganisasi, kesibukan rutinitas membuat kelelahan utk berpikir lain. Hidup menjadi sepi dan kering, bertemu dengan orang yang sama setiap hari membuat dunia semakin sempit.

Justru dengan adanya masalah kerja, kita merasa terdorong untuk aktif ber-organisasi agar dapat menemukan cara lain yang lebih baik, lebih cepat, lebih efektif. Tahukah Anda bahwa Organisasi banyak memberi peluang diluar rutinitas kerja, tertawa bersama, bercanda bersama, berlibur bersama akan membuat anda akan selalu fresh.

Hambatan 7: "Stereotyping"

Lingkungan dan budaya sekitar kita yang membentuk opini atau pendapat umum terhadap sesuatu (stereotyping) bisa juga menjadi hambatan. Misalnya saja pada zaman Orde Baru, organisasi diawasi dan diintai jika tidak sesuai dengan keinginan penguasa, akibatnya banyak pekerja merasa tidak nyaman jika aktif dalam organisasi. Stereotyping ini juga sering melanda atasan kita atau para bos yang tidak nyaman jika pekerjanya aktif dalam organisasi.

Kenali hambatannya, atasi, dan ambil tindakan untuk mengasah kembali keinginan anda ber-organisasi. Organisasi itu ibarat sebuah intan, semakin diasah semakin berkilau. Jadi sudah siapkah Anda untuk membuat organisasi Anda agar semakin berkilau?
MANAJER PENGENDALIAN PENCEMARAN AIR (MPPA) 
Tuesday, January 29, 2013, 14:22 - 3.PELATIHAN Posted by appli1 [Administrator](admin)
Pelatihan & Uji sertifikasi "MANAJER PENGENDALIAN PENCEMARAN AIR (MPPA)" bersama HAAI, didukung o/HIDA, dan dilaksanakan o/ MGI, tgl. 9-13 Sept 2013, Hotel Horison, Bekasi. Registrasi 021-8725603.

| 1 |

 
Selamat datang di Website APPLI - EPCM
    Login Admin         @copyright 2009 APPLI-EPCM    Date : 26/September/2018 Time 18:12